Rabu, 28 Desember 2011

Tips Menyulap Hobi Menjadi Usaha Yang Menguntungkan


Mungkin anda sudah sering mendengar judul diatas. Ya, banyak sekali pengusaha muda yang sukses dengan mengawali usahanya dari sekedar hobi. Ada yang hobi mengumpulkan barang-barang antik, dan kemudian menjadi pengusaha barang antik. Ada juga yang senang memelihara ikan, kemudian menjadi pengusaha ikan hias bahkan ada ibu rumah tangga yang hobi memasak dan mencoba resep-resep baru kemudian berubah menjadi pengusaha katering terkenal.Hobi memang mudah dilaksanakan. Bahkan kata yang tepat, hobi sulit untuk ditinggalkan. Usaha-usaha yang diawali dari hobi umumnya berubah menjadi kesuksesan. Ini karena mereka mencintai pekerjaannya dan bersemangat untuk terus belajar menyempurnakan kemampuannya.

Tapi tak semua hobi bisa jadi usaha lho, berikut ini ciri-ciri hobi yang dapat dijadikan usaha. Jika ciri-ciri ini ada pada diri anda, maka bersiaplah untuk menjadi pengusaha sukses berikutnya

Istiqomah / terus menerus
Apakah anda memiliki hobi yang tetap menyenangkan walaupun dilaksanakan secara berulang-ulang dan terus menerus? Jika ya, anda telah memiliki satu point untuk menjadikan hobi sebagai usaha. Namun jika anda merasa cepat bosan bila melaksanakan hobi secara terus menerus, maka itu berarti dua indikasi. Yang pertama, itu bukan hobi anda yang kedua anda memang belum bisa menjadikan hobi tersebut sebagai usaha.

Kenapa ciri ini harus ada pada usaha kita? Karena untuk menjadikan hobi sebagai usaha anda dituntut untuk mengejakannya berulang-ulang dan terus menerus. Boleh jadi anda memiliki pelanggan yang berbeda-beda setiap harinya, namun permintaan mereka biasanya hampir sama satu dengan lainnya. Maka kunci pertama menjadikan hobi sebagai usaha adalah sanggup istiqomah atau terus menerus

Berhargakah?
Beberapa hobi mungkin memiliki nilai jual tinggi, namun sebagian yang lain sama sekali tak dibutuhkan oleh pasar. Untuk menilainya, anda harus melakukan penelitian pasar terlebih dahulu. Apakah ada yang berminat dengan hobi anda atau justru malah sebaliknya hobi anda tak memiliki peminat sama sekali. Jika ini yang terjadi, sebaiknya tidak dipaksakan daripada hasilnya nihil nantinya.

Walau begitu, jika anda memiliki kecintaan yang besar terhadap hobi anda dan kemampuan marketing anda bagus, hobi tersebut masih berpeluang lho dalam memperoleh keuntungan. Mc Donald dulu harus menanggung malu karena ditertawakan orang karena menjual donat yang berhias bahkan ada yang tak memiliki lobang. Tapi sekarang, retailnya sudah menyebar hampir ke seluruh dunia.

Mampu Memotivasi
Apakah hobi anda masih mampu memotivasi anda untuk terus menekuninya hingga 10 – 15 tahun mendatang? Hobi yang menarik biasanya memang bisa memotivasi pelakunya bukan hanya 10-15 tahun tapi seumur hidupnya. Jika anda memiliki hobi seperti ini, satu point lagi anda dapatkan.

Tetap Menarik
Usaha yang akan anda laksanakan haruslah tetap menarik walau telah berlangsung puluhan tahun. Jika anda mulai kehilangan ketertarikan pada hobi anda, maka itu adalah awal dari kebangkrutan bisnis anda. Maka cobalah lihat kembali apakah hobi anda begitu menariknya hingga anda takkan kehilangan kecintaan padanya meski telah ditekuni puluhan tahun. Satu point lagi berhak anda miliki jika hobi tersebut mampu membuat anda tertarik puluhan tahun

Bila anda mendapatkan keempat hal diatas pada hobi anda, maka kenapa menunggu lebih lama lagi, segera matangkan konsep dan mulailah menyulapnya menjadi usaha anda. Mungkin sebagai awal masih berupa usaha sampingan. Namun seiring berjalannya waktu dan semakin bertambahnya pelanggan anda, bisa jadi usaha sampingan itu mampu menjadi usaha penopang hidup keluarga.

Satu hal yang ingin kami tekankan disini adalah,”Cintailah pekerjaan anda”. Jika anda cinta pada pekerjaan, maka iapun akan ringan dan menyenangkan bagi anda. Semoga Sukses !

Sumber: Bisnisukm.com

Baca selanjutnya »»

Selasa, 27 Desember 2011

Profil Syafi'i Antonio


Syafi'i Antonio Lahir di Sukabumi, Jawa Barat, 12 mei 1965. Nama asli saya Nio Cwan Chung. Saya adalah WNI keturunan Tionghoa. Sejak kecil saya mengenal dan menganut ajaran Konghucu, karena ayah saya seorang pendeta Konghucu. Selain mengenal ajaran Konghucu, saya juga mengenal ajaran Islam melalui pergaulan di lingkungan rumah dan sekolah. Saya sering memperhatikan cara-cara ibadah orang-orang muslim.


Kerena terlalu sering memperhatikan tanpa sadar saya diam-diam suka melakukan shalat. Kegiatan ibadah orang lain ini saya lakukan walaupun saya belum mengikrarkan diri menjadi seorang muslim. Kehidupan keluarga saya sangat memberikan kebebasan dalam memilih agama. Sehingga saya memilih agama Kristen Protestan menjadi agama saya.

Setelah itu saya berganti nama menjadi Pilot Sagaran Antonio. Kepindahan saya ke agama Kristen Protestan tidak membuat ayah saya marah. Ayah akan sangat kecewa jika saya sekeluarga memilih Islam sebagai agama.

Sikap ayah saya ini berangkat dari image gambaran buruk terhadap pemeluk Islam. Ayah saya sebenarnya melihat ajaran Islam itu bagus. Apalagi dilihat dari sisi Al Qur-an dan hadits. Tapi, ayah saya sangat heran pada pemeluknya yang tidak mencerminkan kesempurnaan ajaran agamanya.

Gambaran buruk tentang kaum muslimin itu menurut ayah saya terlihat dari banyaknya umat Islam yang berada dalam kemiskinan, keterbelakangan, dan kebodohan. Bahkan, sampai mencuri sandal di mushola pun dilakukan oleh umat Islam sendiri. Jadi keindahan dan kebagusan ajaran Islam dinodai oleh prilaku umatnya yang kurang baik.

Kendati demikian buruknya citra kaum muslimin di mata ayah, tak membuat saya kendur untuk mengetahui lebih jauh tentang agama islam. Untuk mengetahui agama Islam, saya mencoba mengkaji Islam secara komparatif (perbandingan) dengan agama-agama lain.

Dalam melakukan studi perbandingan ini saya menggunakan tiga pendekatan, yakni pendekatan sejarah, pendekatan alamiah, dan pendekatan nalar rasio biasa. Sengaja saya tidak menggunakan pendekatan kitab-kitab suci agar dapat secara obyektif mengetahui hasilnya.

Berdasarkan tiga pendekatan itu, saya melihat Islam benar-benar agama yang mudah dipahami ketimbang agama-agama lain. Dalam Islam saya temukan bahwa semua rasul yang diutus Tuhan ke muka bumi mengajarkan risalah yang satu, yaitu Tauhid. Selain itu, saya sangat tertarik pada kitab suci umat Islam, yaitu Al-Quran.

Kitab suci ini penuh dengan kemukjizatan, baik ditinjau dari sisi bahasa, tatanan kata, isi, berita, keteraturan sastra, data-data ilmiah, dan berbagai aspek lainnya.

Ajaran Islam juga memiliki system nilai yang sangat lengkap dan komprehensif, meliputi system tatanan akidah, kepercayaan, dan tidak perlu perantara dalam beribadah. Dibanding agama lain, ibadah dalam islam diartikan secara universal. Artinya, semua yang dilakukan baik ritual, rumah tangga, ekonomi, sosial, maupun budaya, selama tidak menyimpang dan untuk meninggikan siar Allah, nilainya adalah ibadah. Selain itu, dibanding agama lain, terbukti tidak ada agama yang memiliki system selengkap agama Islam. Hasil dari studi banding inilah yang memantapkan hati saya untuk segera memutuskan bahwa Islam adalah agama yang dapat menjawab persoalan hidup.

Masuk Islam

Setelah melakukan perenungan untuk memantapkan hati, maka di saat saya berusia 17 tahun dan masih duduk di bangku SMA, saya putuskan untuk memeluk agama Islam. Oleh K.H.Abdullah bin Nuh al-Ghazali saya dibimbing untuk mengucapkan ikrar dua kalimat syahadat pada tahun 1984. Nama saya kemudian diganti menjadi Syafii Antonio.

Keputusan yang saya ambil untuk menjadi pengikut Nabi Muhammad saw. Ternyata mendapat tantangan dari pihak keluarga. Saya dikucilkan dan diusir dari rumah. Jika saya pulang, pintu selalu tertutup dan terkunci. Bahkan pada waktu shalat, kain sarung saya sering diludahi. Perlakuan keluarga terhadap diri saya tak saya hadapi dengan wajah marah, tapi dengan kesabaran dan perilaku yang santun. Ini sudah konsekuensi dari keputusan yang saya ambil.

Alhamdulillah, perlakuan dan sikap saya terhadap mereka membuahkan hasil. Tak lama kemudian mama menyusul jejak saya menjadi pengikut Nabi Muhammad saw.

Setelah mengikrarkan diri, saya terus mempelajari Islam, mulai dari membaca buku, diskusi, dan sebagainya. Kemudian saya mempelajari bahasa Arab di Pesantren an-Nidzom, Sukabumi, dibawah pimpinan K.H.Abdullah Muchtar.

Lulus SMA saya melanjutkan ke ITB dan IKIP, tapi kemudian pindah ke IAIN Syarif Hidayatullah. Itupun tidak lama, kemudian saya melanjutkan sekolah ke University of yourdan (Yordania). Selesai studi S1 saya melanjutkan program S2 di international Islamic University (IIU) di Malaysia, khusus mempelajari ekonomi Islam.

Selesai studi, saya bekerja dan mengajar pada beberapa universitas. Segala aktivitas saya sengaja saya arahkan pada bidang agama. Untuk membantu saudara-saudara muslim Tionghoa, Saya aktif pada Yayasan Haji Karim Oei. Di yayasan inilah para mualaf mendapat informasi dan pembinaan. Mulai dari bimbingan shalat, membaca Al-Qur’an, diskusi, ceramah, dan kajian Islam, hingga informasi mengenai agama Islam. (Hamzah, mualaf.com)

Saat ini M Syafii Antonio aktif diberbagai Lembaga Keuangan Islam/Syariah baik Bank maupun  Non Bank, dan membina berbagai pendidikan syariah

Dr. Muhammad Syafii Antonio, MSc

- Doktor Banking & Micro Finance, University of Melbourne, 2004
- Master of Economic, International Islamic University, Malayasia, 1992
- Sarjana Syariah, University of Jordan, 1990
- Komite Ahli Pengembangan Perbankan Syariah pada Bank Indonesia
- Dewan Komisaris Bank Syariah Mega Indonesia
- Dewan Syariah BSM
- Dewan Syariah Takaful
- Dewan Syariah PNM
- Dewan Syariah Nasional, MUI

Video Syafi'i Antonio dapat dilihat: Disini

Sumber: http://ensiklopedimuslim.webuang.com

Baca selanjutnya »»

Baru 600 Manager KJK/KJKS Tersertifikasi


Untuk memberikan sertifikasi profesi bagi para manager Koperasi Jasa Keuangan/Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJK/KJKS), pemerintah merasa ‘overload’, pasalnya hingga saat ini para pelaku KJK/KJKS yang terdiri dari para manager yang telah mendapatkan sertifikasi berjumlah 600. Padahal jumlah KJK/KJKS yang ada selama ini berjumlah 3600 lembaga.
“Maka saya rasa butuh kerja yang sangat besar dalam mensertifikasi profesi itu,”terang Hendrianto Asisten Bidang Deputi Sumber Daya Manusia Kementerian Koperasi dan UKM.

Agar semua KJK/KJKS memperoleh sertifikasi, Hendrianto mengatakan dalam mengatasi masalah tersebut ia mendorong pihak swasta untuk bekerjasama dalam melakukan standarisasi profesi bagi KJK/KJKS seluruh Indonesia. Itu strategi yang ingin ia lakukan.

Dalam laporannya Hendrianto menjelaskan dalam melakukan sertifikasi para pengelola koperasi hanya baru Koperasi Simpan Pinjam (KSP) dan belum Unit Simpan Pinjam (USP) jadi sangat besar tugas melakukan sertifikasi tersebut. Padahal target sertifikasi bagi KSP itu adalah 2014 sudah selesai.

“Belum lagi saat ini ada Koperasi Jasa Keuangan Syariah (KJKS) yang jumlahnya sangat banyak sekali terutama di pulau Jawa,”tuturnya.

Sumber : PKES Interaktif

Baca selanjutnya »»

Kebangkitan Kembali Ekonomi Islam


Baru tiga dasawarsa menjelang abad 21, muncul kesadaran baru umat Islam untuk mengembangkan kembali kajian ekonomi syari’ah. Ajaran Islam tentang ekonomi, kembali mendapat perhatian serius dan berkembang menjadi disiplin ilmu yang berdiri sendiri.
Pada era tersebut lahir dan muncul para ahli ekonomi syariah yang handal dan memiliki kapasitas keilmuan yang memadai dalam bidang mu’amalah. Sebagai realisasi dari ekonomi syariah, maka sejak tahun 1975 didirikanlah Internasional Development Bank ( IDB ) di Jeddah. Setelah itu, di berbagai negara, baik negeri- negeri muslim maupun bukan, berkembang pula lembaga – lembaga keuangan syariah.
Sekarang di dunia telah berkembang lebih dari 400an lembaga keuangan dan perbankan yang tersebar di 75 Negara, baik di Eropa, Amerika, Timur Tengah maupun kawasan Asia lainnya. Perkembangan aset – aset bank mencatat jumlah fantastis 15 % setahun. Kinerja bank – bank Islam cukup tangguh dengan hasil keuntungannya di atas perbankan konvensional. Salah satu bank terbesar di AS, City Bank telah membuka unit syariah dan menurut laporan keuangan terakhir pendapatan terbesar City Bank berasal dari unit syariah. Demikian pula ABN Amro yang terpusat di Belanda dan merupakan bank terbesar di Eropa dan HSBC yanag berpusat di Hongkong serta ANZ Australia, lembaga-lembaga tsb telah membuka unit-unit syariah.
Dalam bentuk kajian akademis, banyak Perguruan Tinggi di Barat dan di Timur Tengah yang mengembangkan kajian ekonomi Islam,di antaranya, Universitas Loughborough Universitas Wales, Universitas Lampeter di Inggris. yang semuanya juga di Inggris. Demikian pula Harvard School of Law, (AS), Universitas Durhem, Universitas Wonglongong Australia, serta lembaga populer di Amerika Serikat, antara lain Islamic Society of north America (ISNA). Kini Harvard University sebagai universitas paling terkemuka di dunia, setiap tahun menyelenggrakan Harvard University Forum yang membahas tentang ekonomi Islam.

Sumber: Zonaeksis.com

Baca selanjutnya »»

Menkop: Krisis Keuangan Global Tak Berdampak Pelaku UKM


Meskipun krisis keuangan Eropa menjadi isu keuangan global tak berarti akan mematikan pengembangan ekspor produk usaha kecil dan menengah (UKM), karena produk eksport UKM memiliki segmentasi tersendiri dalam pemasarannya. “Jadi saya menekankan bahwa pelaku UKM jangan merasa takut terhadap isu resesi global yang terjadi di Eropa dan Amerika,” jelas Menteri Koperasi dan UKM, Sjarifudin Hasan di Jakarta.
Kemudian ia juga menyampaikan untuk menghadapi situasi tersebut pemasan UKM perlu digalakkan dan pemerintah melalui kementeriannya terus melakukan terobosan-terobosan seperti melakukan pemasaran produk UKM di Timur Tengah dan Afrika.

Menkop juga berharap agar pelaku ukm terutama berbasis ekspor untuk tidak panik dalam menghadapinya.

Isu krisis keuangan global kini menjadi perhatian pelaku UKM, mereka tak mau kejadian ditahun-tahun sebelumnya terulang kembali seperti produk funiture dan handycraft berbasis eksport yang mengalami jatuh harga produksinya yang disebabkan minimya permintaan.

Sumber : PKES Interaktif

Baca selanjutnya »»

Perkembangan keuangan Islam di Eropa

Dilatarbelakangi krisis keuangan di Uni Eropa yang mengancam seluruh dunia. Sebagai benua yang dicekam krisis utang yang mengerikan, Uni Eropa mulai melirik Keuangan Islam sebagai solusi harapan untuk keluar dari krisis.

Keuangan islam di Uni Eropa mulai mendapat tempat untuk berkembang. Dimulai Jerman menempatkan keuangan islam sebagai kelas aset investasi obligasi. kemudian London, keuangan berperan sebagai pusat investasi keuangan dan perdagangan.

Luksemburg dan Perancis juga telah memperkenalkan langkah-langkah netralitas pajak untuk memfasilitasi sukuk dan produk keuangan Islam, tetapi belum berkomitmen untuk menerbitkan sukuk, karena waktu dan harga yang belum tepat.

Bagaimana dengan Spanyol? yang notabenenya secara histori adalah penghubung antara eropa dengan dunia Islam. Tak mau ketinggalan dengan tetangga mereka, Spanyol mengadakan kerja sama yang berupa sekolah bisnis yang akan bertempat di Madrid dan di Universitas King Abdul Aziz, Jeddah.

Kerjasama ini berbentuk Saudi-Spanish Center for Islamic Economics and Finance (SCIEF), yang akan diresmikan bertepatan dengan “Islamic Finance in the 21st Century” di Instituto de Empressa Business School, Madrid. Kerjasama ini diharapkan dapat melahirkan generasi-generasi pemikir ekonomi islam yang handal.

Sumber: Zonaeksis.com

Baca selanjutnya »»

Minggu, 25 Desember 2011

Memproduksi Aneka Kreasi Handmade Kain Perca


‘Hobi yang mendatangkan rupiah’ menjadi kalimat yang tepat untuk menggambarkan usaha yang dikembangkan oleh Sari Sulistyo (24). Sejak di bangku kuliah, isteri dari Ari Sulistyo (29) tersebut sudah mulai mengembangkan hobinya sejak kecil, yaitu mengkreasi kerajinan tangan (handmade) menjadi sebuah bisnis yang mampu mendatangkan keuntungan. Dengan mengusung ‘ammi&abi’ sebagai nama usahanya, saat ini Sari mampu mengkreasi ratusan jenis produk handmade di rumahnya Griya Pesona Sidoarum D-7 Godean Sleman Yogyakarta. Handmade yang dihasilkan ‘ammi&abi’ berbahan baku kain perca, sehingga Sari menamai produknya dengan sebutan sulam perca.

Ditemui tim liputan bisnisUKM di rumahnya Rabu (21/12), Sari berujar jika pada mulanya dirinya membuat produk kreatif tersebut untuk dikenakan sendiri. “Ketika itu memang hanya untuk dipakai sendiri, kemudian banyak teman-teman kampus yang tertarik, alhasil mulai kepikiran untuk mengembangkan hal itu menjadi sebuah usaha serius tahun 2008, meskipun belum memakai brand sama sekali,” jelas alumni Fakultas Kehutanan UGM 2004 tersebut. Setelah memutuskan untuk menikah, Sari mulai memperkenalkan ‘ammi&abi’ sebagai brand produk sulam perca kreasinya tahun 2010.

“Filosofinya sederhana, ammi&abi artinya Bapak dan Ibu, jadi kita berusaha untuk membuat kreasi produk itu dengan hati, seperti Bapak dan Ibu yang selalu memberikan yang terbaik untuk keluarganya,” jelas Sari tentang penggunaan nama ‘ammi&abi’. Handmade with love kemudian dipilih Sari sebagai slogan/ jargon yang selalu mengiringi produk kreasi ‘ammi&abi’. Selain itu, pemilihan nama tersebut juga didasari atas cakupan konsumen ‘ammi&abi’ yang luas, yaitu seluruh anggota keluarga, bisa dari anak-anak, remaja, dewasa, hingga orang tua.


Dibantu lima orang tenaga produksinya, saat ini ammi&abi memiliki tiga kelompok besar kreasi produk sulam percanya, yaitu kaos, asesoris rumah, dan asesoris fashion. Produk yang kemudian diproduksi diantaranya tas, bantal, boneka, selimut, souvenir pernikahan, kaos, sajadah, laptop case, dompet, pakaian bayi, dan lain-lain. “Desain masing-masing produk kami bikin personal, termasuk limited edition, jadi untuk saat ini tidak kami produksi secara massal, meskipun secara finansial hal itu (produksi massal) lebih menguntungkan, tetapi produknya menjadi kurang spesial,” imbuhnya.

Strategi Pemasaran Ammi&Abi
Proses pemasaran menjadi salah satu kunci sukses atau tidaknya sebuah usaha/ bisnis. Hal itu disadari betul oleh Sari yang saat ini lebih condong menggunakan media online sebagai ujung tombak pemasarannya. “Hampir setahun belakangan ini, kami (ammi&abi) mengandalkan media online (blog, jejaring sosial) untuk memperkenalkan produk, melakukan transaksi, serta menjalin relasi dengan para konsumen,” ujarnya. Cakupan area pemasaran yang tidak terbatas menjadi salah satu faktor dirinya lebih memilih menggunakan media online untuk memasarkan produknya.

Meskipun lebih mengandalkan media online, namun sesekali ‘ammi&abi’ juga ikut serta dalam beberapa pameran skala regional yang diselenggarakan di Yogyakarta. “Ikut serta dalam pameran sebenarnya kami gunakan sebagai media untuk memperluas jaringan, selain itu juga supaya lebih dikenal oleh orang, karena pengalaman selama ini, kami ‘eksis’ di online, namun tetangga-tetangga sekitar malah banyak yang tidak tahu,” jelas Sari sembari tertawa. Selain pameran, bazaar-bazaar yang diselenggarakan komunitas handmade lokal maupun nasional juga menjadi salah satu media pemasaran yang dilakoni Sari beserta dengan timnya.

Saat ini, produk kreasi ‘ammi&abi’ sudah tersebar ke berbagai kota di tanah air, seperti Jakarta, Bandung, Riau, Palembang, Kalimantan, dan Sulawesi. Pada setiap proses transaksinya, Sari mengakui tidak pernah membatasi minimal order dari para konsumen. “Satu pcs juga kami layani, namun yang harus disadari bahwa produk kami termasuk handmade yang membutuhkan waktu untuk mengerjakannya, sehingga harus bersabar,” imbuhnya. Ditambahkan olehnya, lama waktu pengerjaan untuk masing-masing produk berbeda-beda, karena memiliki tingkat kesulitan yang tidak sama.

Untuk harga produk yang dipatok ‘ammi&abi’ cukup bervariasi, tergantung jenis dan tingkat kesulitan produksinya. “Untuk asesoris seperti dompet, harganya berada pada kisaran Rp.20.000,00/ pcs; kemudian tas harganya Rp.100.000,00-Rp.150.000,00/ pcs; serta yang paling mahal selimut, yaitu berada pada kisaran harga Rp.400.000,00-Rp.500.000,00/pcs,” terang Sari. Dengan variasi harga seperti itu, dalam sebulan, dirinya mengaku bisa memperoleh omzet 3-5 juta.

Di akhir wawancara, Sari mengakui selama ini dirinya berusaha untuk menjalankan usahanya dengan hati. “Jika kita mengerjakan segala sesuatu dengan hati, maka hasil yang diperoleh pasti lebih baik,” ujarnya. Satu hal yang menjadi motivasi Sari hingga fokus bertahan dengan usahanya tersebut adalah ingin memberikan kebermanfaatan bagi sesama, dalam hal ini memberikan lapangan kerja bagi orang lain.

Sumber: bisnisukm.com

Baca selanjutnya »»

Kreasi Susu Kedelai menjadi Es krim


Es krim? siapa sih yang tidak tahu tentang es krim? dan sepertinya tidak ada yang tidak menyukai kudapan ini. Rasa yang nikmat dan yummy bisa membangkitkan mood membuatnya sangat digemari di seluruh dunia, siapapun tidak akan menolaknya jika diberi semangkuk es krim. Es krim biasanya berbahan dasar susu sapi, tapi kali ini es krim yang di buat berbahan dasar susu kedelai. Bagaimana rasanya?
Susu sapi yang menjadi bahan utama dalam pembuatan es krim digantikan dengan susu kedelai. Proses pembuatannya masih tetap sama hanya bahan utamanya saja yang berbeda. Tekstur es krimnya sendiri cukup lembut tidak jauh berbeda dengan es krim pada aumumnya yang terbuat dari susu sapi, tapi yang membedakan adalah aroma dan rasa kedelainya masih cukup terasa. Selain itu, es krim kedelai ini cocok buat mereka yang alergi susu sapi terutama anak-anak, juga buat mereka yang harus berdiet lemak. Bisa tetap makan es krim, tapi tetap sehat.


Bahan Pembuat Es Krim

Dalam pembuatan es krim, ada lima komponen penyusun es krim: Krim, Skim, Air, Gula dan Stabilizer. Es krim dapat dibedakan komposisi dan kandungannya. Komponen terpenting dari es krim adalah lemak susu dan susu skim. Kadar air dalam es krim antara 60%-62%, jika air terlalu banyak maka es krim menjadi kasar, jika air terlalu sedikit maka es krim akan menjadi terlalu padat. Untuk bisa creamy, 60%-62% itu sudah ukuran yang teruji. Dengan demikian maka kadar bahan kering adalah 38%-40%.

Lemak, bisa dikatakan sebagai bahan baku es krim. Fungsinya untuk membuat tekstur halus, berkontribusi dengan rasa serta memberi efek sinergis pada tambahan flavor yang digunakan. Disamping itu, penggunaan lemak akan memperindah penampilan.

Saat ini, lemak yang berasal dari susu dapat digantikan dengan lemak yang berasal dari tanaman, misalnya dari kelapa, palawija atau pun lemak yang diperoleh dari kedelai. Bukan es krim namanya jika tak manis. Maka gula juga merupakan komponen utama yang berfungsi sebagai pemanis sekaligus pembentuk tekstur es krim yang halus dan lembut serta berfungsi untuk meningkatkan kekentalan. Jenis gula yang sering dipakai adalah sukrosa.

Padatan non lemak (susu skim) merupakan sumber protein yang dibutuhkan sebagai pengikat air dan emulsifikasi. Tepung whey merupakan salah satu alternative yang digunakan untuk mengurangi penggunaan susu skim. Tentunya pertimbangan ini akan berdampak pada biaya.

Bahan lain yang turut menyusun es krim pengemulsi dan penstabil. Bahan penstabil berfungsi menjaga air di dalam es krim agar tidak membeku benar dan mengurangi kristalisasi es. Bahan pengemulsi dipakai untuk memperbaiki tekstur es krim yang merupakan campuran air dan lemak. Bahan penstabil yang umum digunakan adalah pembuatan es krim dan frozen dessert lainnya adalah CMC (carboxymethyl cellulose), gelatin, naalginat, karagenan, gum arab, dan pectin.

Berikut ini cara pembuatan es krim dari susu kedelai:

1 liter susu kedelai
250 g gula pasir
5 kuning telur
15 g tepung maizena
250 g stroberi, haluskan
Cara Membuat:

Masak susu kedelai sambil diaduk hingga hangat.
Kocok gula dan kuning telur sampai kental, masukkan tepung maizena, aduk rata.
Tuang beberapa sendok susu kedelai hangat kedalamnya lalu masukkan campuran ini kedalam rebusan susu. Masak sampai mendidih lalu masukkan stroberi. Angkat dan dinginkan.
Masukkan dalam freezer selama 2 jam, keluarkan, lalu mikser sampai hancur. Ulangi beberapa kali.
Sumber: bisnisukm.com

Baca selanjutnya »»

Menyulap Limbah Menjadi Berkah


Hampir semua bagian tanaman pisang memiliki nilai guna dalam kehidupan sehari-hari. Bagian utama dari tanaman pisang yang memiliki nilai sangat tinggi adalah buah pisang. Buah pisang merupakan buah tropis yang mempunyai nilai eksotik tinggi baik dari rasa, warna, maupun bentuk. Jadi tidak heran jika pasar pisang di dalam negeri sangat baik karena hampir semua masyarakat kita mengkonsumsi pisang. Buah pisang dapat diolah menjadi berbagai makananmisalkan sale, keripik, dodol, dan lain-lain. Tingginya permintaan pasar akan hasil olahan buah pisang ternyata menyisakan sekelumit masalah yaitu limbah, seperti kulit pisang, Bunga (jantung pisang), dan bonggol.
Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi serta kreativitas masyarakat kita, kini berbagai limbah tersebut bukan menjadi masalah namun justru menjadi berkah. Limbah tanaman pisang tersebut mampu diolah menjadi berbagai produk yang mampu meningkatkan nilai guna dan nilai ekonomisnya. Jantung pisang dapat diolah menjadi sayur, lalapan, dendeng dan abon; kulit pisang menjadi keripik kulit pisang, nata kulit pisang; dan bahkan bonggol tanaman pisangpun bisa diolah menjadi keripik maupun kerupuk. Tak berlebihan jika tanaman pisang disebut sebagai tanaman yang multifungsi.

Bonggol pisang yang selama ini hanya dianggap limbah ternyata dapat diolah menjadi keripik atau kerupuk

Hampir semua bagian tanaman pisang memiliki nilai guna dalam kehidupan sehari-hari. Bagian utama dari tanaman pisang yang memiliki nilai sangat tinggi adalah buah pisang. Buah pisang merupakan buah tropis yang mempunyai nilai eksotik tinggi baik dari rasa, warna, maupun bentuk. Jadi tidak heran jika pasar pisang di dalam negeri sangat baik karena hampir semua masyarakat kita mengkonsumsi pisang. Buah pisang dapat diolah menjadi berbagai makananmisalkan sale, keripik, dodol, dan lain-lain. Tingginya permintaan pasar akan hasil olahan buah pisang ternyata menyisakan sekelumit masalah yaitu limbah, seperti kulit pisang, Bunga (jantung pisang), dan bonggol.

Seiring dengan perkembangan pengetahuan dan teknologi serta kreativitas masyarakat kita, kini berbagai limbah tersebut bukan menjadi masalah namun justru menjadi berkah. Limbah tanaman pisang tersebut mampu diolah menjadi berbagai produk yang mampu meningkatkan nilai guna dan nilai ekonomisnya. Jantung pisang dapat diolah menjadi sayur, lalapan, dendeng dan abon; kulit pisang menjadi keripik kulit pisang, nata kulit pisang; dan bahkan bonggol tanaman pisangpun bisa diolah menjadi keripik maupun kerupuk. Tak berlebihan jika tanaman pisang disebut sebagai tanaman yang multifungsi.

Bonggol pisang yang selama ini hanya dianggap limbah ternyata dapat diolah menjadi keripik atau kerupuk
yang tidak hanya enak dikonsumsi, tapi juga mengandung serat tinggi, sehingga dapat memperlancar pencernaan dan mengurangi sembelit. Peluang pasarnyapun terbuka lebar karena produk ini masih jarang dipasaran, apalagi bahan baku berupa bonggol pisang tersedia dalam jumlah banyak mengingat populasi tanaman pisang yang cukup berlimpah dan selama ini tidak dimanfaatkan. Selain itu penyediaan bonggol pisang sebagai bahan dasar keripik mempunyai prospek yang cukup baik untuk meningkatkan pendapatan keluarga tani. Berdasarkan penelitian, keripik pisang ini mengandung karbohidrat sebesar 10 % dan kandungan seratnya mencapai 40 %.

Berikut bahan-bahan dan cara pembuatannya:

Keripik Bonggol Pisang:
Bahan:

Bonggol pisang,
Tepung beras,
Kanji,
Santan,
Garam,
Perenyah kue,
Minyak goreng,
Bumbu : ketumbar, miri, bawang putih, kencur, kunir.
Telur ayam 1 butir.
Cara Membuat:

Bonggol pisang diiris tipis sesuai selera kemudian dibersihkan.
Irisan bonggol pisang ditaburi garam dan dibiarkan sampai bonggol pisang menjadi tidak kaku.
Dicuci dengan air sampai bersih kemudian dikering-anginkan.
Buat adonan kulitnya dengan mencampur bumbu yang sudah dihaluskan, 3 gelas santan, 1/4 kg tepung beras, ¼ bagian telur ayam, sedikit tepung kanji dan perenyah kue.
Celupkan irisan bonggol pisang dalam adonan lalu goreng sampai kering. Agar hasilnya maksimal, penggorengan dilakukan 2 kali yakni digoreng dulu setengah matang kemudian didiamkan semalam barulah digoreng lagi.
Setelah kering, kemas dalam kantong plastik.
Kerupuk Bonggol Pisang:
Bahan:

0,5 kg tepung tapioka
0,25 kg bawang putih
Ketumbar
4 butir bawang merah
0,5 liter minyak goreng
Cara Pembuatan :

Bonggol pisang bagian tengah yang berwarna putih kita potong-potong agak kecil, kemudian direndam dalam air garam selama semalam untuk menghilangkan rasa sepetnya.
Selanjutnya direbus selama tiga jam, kemudian cuci dengan air bersih, haluskan dengan cara ditumbuk atau diparut.
Peras dengan menggunakan kain sampai airnya habis
Tuangkan air panas sampai terendam dan diamkan sebentar, lalu peras lagi sampai airnya habis (bahan 1)
Haluskan bumbu-bumbu, campur dengan bahan 1, aduk-aduk sampai tercampur rata
Masukkan tepung tapioka dengan perbandingan 1 bagian adonan dan 1 bagian tepung tapioka atau sampai adonan berwarna agak putih dan terasa liat
Pipihkan adonan diatas selembar daun pisang hingga tipis
Kukus sampai matang (berubah warna) sekitar 10 menit
Jemur beserta daunnya, bila sudah setengah kering, lepaskan krupuk dari daun pisang pembungkus dan jemur lagi hingga kering
Goreng dalam minyak panas dengan api sedang, tiriskan.
Kemas dalam kantung plastik.
Untuk menambah nilai ekonomi dari keripik atau kerupuk bonggol pisang maka dapat di buat beraneka rasa seperti rasa coklat, rasa keju, pedas, jagung bakar dll. Keripik bonggol pisang aneka rasa mempuyai peluang bisnis yang cukup tinggi jika di olah dengan benar dan di pasarkan secara tepat, selain itu juga bisa menjadi alternatif makanan bagi masyarakat. Potensi pasar yang luas dan ketersediaan jumlah bahan baku yang melimpah yang ada di masyarakat hendaknya bisa di manfaatkan oleh pengusaha kecil dan petani tanaman pisang guna menambah pendapatan.

Sumber: bisnisukm.com

Baca selanjutnya »»

Baru Buka, Masih Hangat...!! KJKS Wanita Khadijah


Surabaya. Setelah ditunggu lama, akhirnya KJKS Wanita Khadijah mulai launching perdana dan beroperasi per tanggal 05 Desember 2011. Sebuah Lembaga Keuangan Mikro Syariah (LKMS) yang konsen dalam usaha memberdayakan usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Hadir beralamatkan di jl. Sutorejo no. 218, kecamatan Mulyorejo, Kota Surabaya.
KJKS Wanita Khadijah hadir di tengah-tengah masyarakat dengan berusaha memberikan yang terbaik. Salah satunya adalah produk yang dilaunching sifatnya berbasis kebutuhan masyarakat. Adapun produk tersebut adalah:
1. Produk Simpanan
a. Simpanan Hasanah
Merupakan simpanan dengan sistem wadiah (titipan) yang dapat diambil sewaktu-waktu oleh anggota pada jam kerja KJKS. Bonus dari KJKS akan diberikan sesuai kebijakan.
b. Simpanan Berjangka Mudharabah (Deposito Syariah)
Merupakan deposito dengan sistem mudharabah (bagi hasil) dengan nisbah dan jangka waktu sesuai pilihan anggota. Keunggulan produk ini adalah selain nisbah bagi hasil yang kompetitif, juga halal dan terjangkau semua lapisan masyarakat. Cocok untuk Anda para ibu-ibu rumah tangga dan para pedagang maupun para investor lainnya.

Semua produk simpanan diatas GRATISS-TISSS...!!! alias tanpa dipungut biaya bulanan.
Tunggu apa lagi, segera raih kesuksesan dan keberkahan bersama kami.....!!

2. Produk Pembiayaan
KJKS Wanita Khadijah melayani pembiayaan antara lain:
a. Modal Usaha
b. Pembelian barang elektronik (HP, Komputer, Laptop, TV dll) dengan sistem angsuran (mudah dan meringankan)
c. Pembelian barang kebutuhan rumah tangga, seperti lemari, mesin cuci, kulkas, meja, alat-alat dapur dsb
d. Sewa toko, kontrak rumah/bayar kos, carter mobil dsbnya.

"SYARIAH MEMBAWA BERKAH"

Segera kunjungi kantor kami atau Hubungi no.telp kami, Kami Selalu Siap Melayani Sepenuh Hati.
Hanya di:
Jl. Sutorejo no 218 Surabaya, Telp. (031) 8133 4265
(Hotline) 0896 7607 9309

"Terima Kasih Atas Kunjungan Anda"



Baca selanjutnya »»